Thursday, 11 December 2014

Dampak Sering Install Ulang Laptop/PC

Install ulang, mungkin anda pernah melakukan kegiatan ini?, apa lagi yang sudah tahu cara install ulang sistem operasi sendiri. Memang dengan mengetahui cara install ulang sendiri sangat mengungtungkan bagi kita, tapi hal ini juga bisa jadi bumerang bagi kita sendiri.

Kenapa saya katakan bisa jadi bumerang?. Ya, orang yang biasanya sudah tahu cara install ulang laptop/PC bisanya cenderung suka menginstall ulang laptop/PC-nya jika terjadi sedikit masalah, misalnya kalau komputer/laptop-nya lelet, langkah yang akan di ambilnya install ulang. Padahal tanpa di install ulang, masih banyak cara lain yang bisa mengatasi permasalah pada komputer anda tadi.

Bahkan mungkin ada diantara anda yang suka install ulang 3 sampai 4 kali dalam sebulan. Padahal pada laptop/PC tidak terjadi masalah apa-apa. Tahu nggak kalian kalau sering install ulang itu juga dapat menimbulkan resiko yang tidak baik untuk laptop/PC anda. Jika belum tahu maka silahkan anda baca artikel saya kali ini sampai selesai. Karena disini, saya akan memberikan sebuah info mengenai dampak yang akan terjadi jika sering install ulang laptop/PC.

Dampak Sering Install Ulang Laptop/PC

Dampak Sering Install Ulang Laptop/PC

1. Merusak Komponen Komputer

Resiko atau dampak yang paling mengerikan dari sering install ulang laptop/PC ini yaitu hardware pada komputer anda akan cepat rusak, terutama hardisk. Karena dalam proses penginstallan hardisk merupakan komponen yang utama. Hardisk ini akan di format dan akan di install lagi dengan OS yang baru.

Banyangkan saja hardisk itu adalah sebuah kertas yang ditulis dengan pengsil, lalu di hapus. Tentunya dalam penghapusan tidak akan terlalu bersih bukan?. Lalu kertas itu anda tulis lagi berkali-kali dan ada hapus juga berkali-kali maka kemungkinan kertas tersebut akan sobek sangat besar.

Begitu pula hardisk jika kita sering melakukan format dan menginstall OS berkali-kali atau sering maka kemungkinan hardisk akan cepat rusak sangat besar.

2. Membuat Ketergantungan

Seperti yang sudah saya katakan di atas. Jika anda mengetahui langkah untuk install ulang sendiri maka ini dapat menyebabkan anda ketergantungan, Kecuali anda dapat menahan diri anda. Ketergantungan disini misalnya terjadi masalah terhadap laptop, langkah yang diambil install ulang, laptop lemot install ulang. Ada OS baru install ulang, nggak suka sama OS yang baru install ulang. Jadi sering install ulang kan?, tentunya hal ini tidak baik untuk komponen komputer anda

3. Membuat Umur Baterai Pendek

Pada saat prose install ulang sebaiknya laptop anda sambil di charger, mengingat proses intall ulang yang lama. Dikhawatirkan nanti install ulang belum selesai baterai sudah habis. Nah, pada saat menggunakan charger, jangan anda lepas baterainya. Hal ini karena baterai dapat menstabilkan arus yang harus di terima oleh komponen laptop anda. Maka, saat baterai di lepas arus listrik yang akan diterima tidak akan stabil.

4. Data Anda Akan Hilang

Apabila pada saat melakukan install ulang tejadi kesalahan maka ini akan sangat fatal dan dapat membuat data anda hilang. Seperti yang sudah saya katakan diatas, bahwa install ulang juga dapat membuat hardisk rusak atau error. Hardisk yang error ini bisa menyebabkan data anda hilang

Nah, sudah tahukan dampak dari sering install ulang?. Jadi, saran saya jika terjadi masalah pada komputer atau laptop anda sebaiknya anda cari langkah lain yang dapat menyelesaikan masalah anda. Jangan langsung mengambil langkah install ulang, kalau nggak ada lagi cara lain baru melakukan install ulang.

Ya, sudah sampai disini dulu postingan kali ini. Semoga membantu dan bermanfaat.